Kalau kamu pengen kabur sebentar dari hiruk-pikuk kota dan nyari tempat yang bisa bikin napas terasa lebih lega, Lappa Laona Barru bisa jadi jawabannya. Tempat ini bukan cuma indah, tapi juga punya vibes yang bikin kamu ngerasa kayak lagi di negeri di atas awan — literally!
Terletak di Desa Harapan, Kecamatan Tanete Riaja, Kabupaten Barru, Sulawesi Selatan, Lappa Laona dikenal sebagai spot wisata alam dengan panorama padang hijau luas dan hamparan awan yang bisa kamu lihat dari ketinggian sekitar 1.000 meter di atas permukaan laut (mdpl). Nggak heran kalau banyak orang menyebutnya “Selandia Baru-nya Barru”.
Begitu sampai di kawasan Lappa Laona, kamu bakal langsung disambur sama pemandangan padang sabana yang hijau dan luas sejauh mata memandang. Angin gunung yang sejuk, kabut yang sesekali turun, plus langit biru bersih bikin suasana makin adem di hati.
Nama “Lappa Laona” sendiri berasal dari bahasa Bugis yang berarti lapangan seluas mata memandang. Dan bener aja — dari ujung ke ujung, cuma rumput hijau dan perbukitan yang kamu lihat. Kalau datang pagi-pagi banget, kamu bisa dapet momen “lautan awan” yang lewat di bawah kaki. Rasanya kayak berdiri di atas langit!
Tempat ini juga cocok banget buat kamu yang pengen recharge energy. Mau rebahan di rumput sambil ngopi, atau duduk di gazebo sambil nikmatin sunset, semuanya terasa tenang. Apalagi kalau udah malam — langitnya penuh bintang dan udaranya dingin tapi nyaman.
Nggak lengkap rasanya kalau ke Lappa Laona tapi nggak foto-foto. Tempat ini punya banyak spot yang instagramable banget. Mulai dari gazebo-gazebo kecil yang berjajar di tengah hamparan hijau, jembatan kayu dengan latar bukit, sampai gardu pandang buat lihat awan dari ketinggian.
Nggak sedikit juga yang datang ke sini buat bikin konten TikTok, video cinematic, atau foto prewedding. Karena suasananya emang mendukung banget — natural, cerah dan punya pencahayaan yang cakep buat hasil foto tanpa editan berlebihan.
Buat yang suka tantangan, kamu juga bisa cobain flying fox sepanjang 270 meter. Sensasinya luar biasa — meluncur di atas lembah hijau dengan view awan di bawah. Kalau nggak berani, cukup jadi penonton aja sambil teriak-teriak ngeliatin teman kamu meluncur, juga seru kok.
Kapan waktu terbaik buat ke sini? Nah, kalau kamu mau dapet pemandangan paling hijau dan sejuk, datanglah antara Maret sampai Juni — itu masa di mana rumputnya lagi subur dan cuaca nggak terlalu ekstrem.
Kalau datang di musim kemarau panjang, pemandangan bisa agak berubah jadi kecokelatan, tapi tetap cantik kok — malah kelihatan lebih eksotis kayak padang savana di Afrika.
Dan panjang lupa, karena lokasinya di dataran tinggi, suhu malam hari bisa turun drastis. Jadi kalau mau camping, siapin jaket tebal, sleeping bag, dan termos air panas. Oh iya, waktu terbaik buat datang itu pagi-pagi sekitar jam 5-6 untuk sunrise, atau sore jam 4-5 untuk sunset. Cahaya alami di jam-jam itu bikin foto kamu makin aesthetic.
Sekarang soal biaya dan akses. Tiket masuk ke Lappa Laona masih ramah kantong banget. Berdasarkan data terbaru, harga tiketnya cuma sekitar Rp10.000 buat motor dan Rp20.000 buat mobil. Super murah buat pengalaman seindah ini!
Kalau kamu pengen nginep, di sekitar area juga tersedia vila atau penginapan kecil dengan harga mulai dari Rp100.000 per malam. Tapi buat pengalaman yang lebih seru, mending camping di area yang disediakan.
Dari pusat Kabupaten Barru, jaraknya sekitar 30-50 km dengan waktu tempuh sekitar 1-1,5 jam. Jalan menuju lokasi lumayan menanjak dan sempit di beberapa titik, jadi pastikan kendaraan kamu fit dan hati-hati ya. Tapi tenang, semua perjuangan di jalan langsung terbayar lunas begitu kamu sampai di atas.
Lappa Laona juga mulai dikembangkan sebagai destinasi eco-tourism alias wisata alam yang ramah lingkungan. Beberapa pihak, termasuk perusahaan seperti PT Vale Indonesia, ikut melakukan penghijauan dan penanaman pohon di kawasan ini. Harapannya, keindahan Lappa Laona bisa tetap terjaga tanpa merusak ekosistem di sekitarnya.
Ke depan, kawasan ini punya potensi besar banget buat dikembangkan jadi desa wisata modern — dengan konsep glamping, kafe outdoor, atau tempat retreat. Tapi tentu, semua itu harus dibarengi dengan kesadaran wisatawan untuk tetap menjaga kebersihan dan tidak meninggalkan sampah sembarangan.
Jadi, kalau kamu lagi cari tempat buat healing, foto-foto, atau sekadar ngadem dari panasnya kota, Lappa Laona Barru wajib banget masuk ke daftar destinasi kamu berikutnya. Alamnya masih asri, tiketnya murah, dan suasananya bikin betah.
Banyak traveler yang bilang, “sekali datang ke Lappa Laona, kamu bakal pengen balik lagi.”
Dan percaya deh, begitu kamu berdiri di tengah padang hijau sambil lihat awan bergulung di bawah kaki — kamu bakal ngerti kenapa tempat ini disebut negeri di atas awan-nya Barru.
Kalau biasanya orang ngomongin destinasi laut impian itu Bali, Maldives, atau Raja Ampat, sebenarnya Indonesia…
Kalau kamu ngerasa destinasi wisata sekarang makin rame, penuh antrian, dan kadang overhyped, mungkin ini…
Kalau kamu lagi cari tempat wisata yang belum terlalu ramai tapi punya view yang bikin…
Kalau kamu lagi cari gunung yang belum terlalu ramai tapi punya pengalaman pendakian yang “niat”,…
Kalau kamu lagi cari destinasi pendakian yang belum terlalu ramai, minim distraksi, dan masih super…
Kalau kamu lagi jenuh sama rutinitas dan butuh tempat buat “kabur” sejenak dari hiruk-pikuk kota,…