Travel

Berkunjung ke Pulau Komodo Indonesia

Yap…! Pulau Komodo adalah dari 7 Fenomena Dunia (hasil voting 2011). Taman Nasional Komodo terbagi dalam 3 pulau besar, Pulau Komodo, Pulau Rinca, dan Pulau Padar, dan beberapa pulau-pulau kecil  lainnya. Luas taman nasional ini keseluruhannya ialah 1.817Km2.

Destinasi Wisata Taman Nasional Pulau Komodo berada di ujung paling barat Propinsi Nusa Tenggara Timur. Di daerah ini, hewan Komodo hidup dan berkembang biak secara baik, berdasar data, sampai tengah 2009, pulau ini ditempati sekitaran 1300 ekor komodo (+/- 2500 ekor di semua Pulau di TM. Komodo). Komodo ialah species kadal paling besar di dunia, dengan panjang rerata 2-3 mtr., dan berat badan minimal 90Kg.

Jika berwisata ke Taman Nasional Komodo yang terbagi dalam beberapa pulau tentu saja dipisah oleh laut. Kehidupan bawah laut di sini juga tidak kalah cantiknya. Anda bisa mendapati 385 spesies karang cantik, 70 tipe bunga karang, 10 tipe lumba-lumba, 6 jenis paus, penyu hijau, beragam tipe hiu, dan ikan pari.

Beberapa hal yang dapat dilaksanakan jika anda berada di sini. Maka dari itu yakinkan jika kaki Anda bugar dan lumayan kuat untuk berkeliling-keliling pulau ini. Di pulau ini Anda dibawa untuk trackking ikuti lajur yang sudah direncanakan dan aman. Di Pulau ini, Anda harus mendaki Gunung Ara dengan tinggi 538 m di permukaan laut sepanjang 3 atau 4 jam.

Anda bisa menyaksikan komodo yang serang mangsanya, berkelahi, atau sedang jalan perlahan-lahan sejauh jalan. Jadi ingin tahu dengan pulau ini? Berikut bukti yang harus dijumpai saat sebelum bertandang ke Pulau ini.

Bukti Mengenai Komodo

Taman Nasional Komodo dipastikan sebagai a World Heritage Site dan Man and Biosphere Reserve oleh UNESCO tahun 1986. Sedangkan Komodo paling panjang yang sempat terdaftar ialah 3,13meter dan berat 166Kg. Mempunyai 60 buah gigi yang bergerigi tajam sejauh sekitaran 2.5 cm, yang sering digant.

Air liur komodo kerap kali bersatu sedikit darah karena giginya nyaris semuanya dilapis jaringan gingiva dan jaringan ini untuk mencabik  makan. Keadaan ini yang membuat lingkungan perkembangan yang bagus untuk bakteri mematikan yang hidup di mulut mereka.

Komodo jantan semakin besar dibanding komodo betina, dengan warna kulit dari abu-abu gelap sampai merah batu bata, sementara komodo betina lebih warna hijau buah zaitun, dan mempunyai potongan kecil kuning pada kerongkongannya. Sehingga Komodo muda lebih berwarna, dengan warna kuning, hijau dan putih pada background hitam.

Bakteri yang sangat membahayakan di air liur komodo nampaknya ialah bakteri Pasteurella multocida.
Musim kawin terjadi di bulan Mei dan Agustus. Memiliki kandungan telur sepanjang satu bulan, dan telur akan menetas dalam tempo 7-8 bulan. Satu ekor komodo betina bisa bertelur sampai 13 butir.

Langkah Capai Pulau Komodo

Kalau anda datang dari Jakarta, harus transit di Bali lebih dulu. Dari Bali, perjalanan liburan asyik anda dilanjutkan ke arah Labuan Bajo, sebuah kota kecil di barat laut Flores yang disebut gerbang untuk ke arah Pulau Komodo. Ada banyak perusahan penerbangan yang layani jalur Denpasar-Labuan Bajo, sama waktu perjalanan sekitaran 1/2 jam.

Hal yang tidak dapat dilaksanakan

Berbicara berkenaan kondisi cuaca, temperatur pada tempat ini benar-benar panas dan lembab, oleh karenanya yakinkan kalian, beberapa travelvers, bawa beberapa botol air minum agar tidak dehidrasi alias kehausan.Tidak boleh pergi sendirian. Lebih bagus pergi bersama pemandu rekreasi atau petugas taman

Tidak boleh mengusik atau memberikan makan komodo. Walau pergerakannya lamban dan malas, hewan ini bisa mendadak jadi agresif dan bergerak secara cepat. Saat lakukan trackking, bawa tongkat yang bercabang dua. Komodo umumnya takut bila dibentak dengan tongkat.

Gunakanlah sepatu. Pulau Komodo, Rinca, dan Pidar mempunyai 12 tipe ular dan 3 salah satunya beracun, misalnya ular hijau yang hidup di pohon, Kobra, dan Russel’s Viper yang hidup di lubang tanah padang rumput savanna.

Wanita yang menstruasi harus melapor pada pemandu atau petugas pulau supaya lebih jadi perhatian. Sedangkan Komodo mempunyai indra penciuman yang tajam dan menjadi agresif bila menghirup bau darah. Silahkan membawa obat nyamuk atau pakai lotion anti nyamuk. Umumnya tempat di Pulau Komodo dan Rinca ialah padang rumput savanna yang gampang terbakar di saat musim kemarau, akan tetapi dilarang merokok dan menghidupkan api di daerah ini.

Baca Yuk : Yuk! Cari Tau Tentang Pulau Komodo

Filman G

View Comments

Recent Posts

Maratua: Hidden Paradise Indonesia, Bikin Kamu Susah Move On!

Kalau biasanya orang ngomongin destinasi laut impian itu Bali, Maldives, atau Raja Ampat, sebenarnya Indonesia…

3 weeks ago

Pulau Beras Basah: Surga Tersembunyi di Kalimantan!

Kalau kamu ngerasa destinasi wisata sekarang makin rame, penuh antrian, dan kadang overhyped, mungkin ini…

1 month ago

Bukit Warloka: Hidden Gem dengan View Kelas Labuan Bajo!

Kalau kamu lagi cari tempat wisata yang belum terlalu ramai tapi punya view yang bikin…

1 month ago

Gunung Lompobattang: Pesona dan Jalur Pendakian!

Kalau kamu lagi cari gunung yang belum terlalu ramai tapi punya pengalaman pendakian yang “niat”,…

1 month ago

Gunung Bulu Saukang: Hidden Gem di Sulawesi Selatan!

Kalau kamu lagi cari destinasi pendakian yang belum terlalu ramai, minim distraksi, dan masih super…

1 month ago

Arboretum Nyaru Menteng: Destinasi Alam Hits di Palangkaraya!

Kalau kamu lagi jenuh sama rutinitas dan butuh tempat buat “kabur” sejenak dari hiruk-pikuk kota,…

1 month ago